Tips Trading untuk Investor Pemula agar Tidak Loss

Share:
Investasi Jangka Pendek P2P Lending

Anda sudah mulai trading saham? Jika Anda pemula, mungkin Anda sudah merasakan betapa menyakitkan loss. Namun, itu tidak perlu Anda tangisi. Setiap trader mungkin pernah merasakannya. Bahkan, mereka yang sudah lama berkecimpung di bisnis Investasi Jangka Pendek ini juga pasti pernah merasakan loss. Karena itu,  yang Anda perlukan sekarang adalah semangat pantang menyerah, dan ini bisa Anda miliki ketika Anda bisa meminimalisir loss. Pasalnya, banyak trader pemula yang akhirnya tidak mau lagi berkecimpung di dunia saham karena loss terus menerus. Hal ini tidak akan Anda alami ketika Anda tahu tips trading saham yang benar untuk meminimalisir loss. 


4 Tips Trading Saham yang Perlu Diingat Para Pemula 

Ada banyak sekali tips trading saham yang bisa Anda pelajari di internet. Namun, saking banyaknya, terkadang seseorang tidak tahu harus mulai dari mana.


Berikut ini 4 hal pokok yang harus Anda pelajari saat melakukan jual beli saham:


1. Menentukan Indeks Saham

Anda perlu pelajari dulu jenis indeks saham dan karakteristiknya. Misalnya saja ada yang disebut dengan LQ45. Ini memiliki likuiditas yang tinggi. Biasanya, investor sangat suka untuk membeli saham di sini. Ada sekitar 22 perusahaan di sana.

Jika Anda belum mengerti, ada baiknya Anda belajar dulu tentang indeks sama. Ini sangat penting mengingat pemilihan indeks saham yang tepat akan menjamin bagaimana Anda mendapatkan profit dan mengurangi risiko rugi.


2. Teliti dalam Memilih Perusahaan Sekuritas

Sekarang ini, semakin banyak jumlah perusahaan sekuritas yang bisa Anda pilih. Namun, mana yang harus Anda pilih? Setidaknya dua hal utama yang harus dijadikan pertimbangan. Pertama adalah legalitas, kemudian yang kedua adalah persentase penawaran. Tentu saja Anda harus memilih perusahaan yang legal. Mengenai persentase, banyak investor papan atas yang menyarankan agar Anda memilih perusahaan sekuritas yang menawarkan persentase biaya 0,20% lebih rendah daripada jumlah pembelian saham. Angka ini yang membuat kemungkinan Anda profit semakin tinggi.


3. Membuat Plan Trading

Tahukah Anda ada yang disebut dengan trading saham jangka pendek dan jangka panjang? Singkatnya, trading jangka pendek adalah trading yang dilakukan dalam kurun waktu yang pendek di mana ketika ada profit langsung close. Berbeda dengan trading jangka panjang. Ini trading di mana seorang investor tidak langsung close ketika rugi atau untung besar sekalipun. Pasalnya, mereka tahu jangka panjang saham yang ia beli seperti apa. Ia menginginkan keuntungan yang tinggi di masa datang, bukan sekarang.


Bagaimana dengan trader pemula? Mana yang sebaiknya dipilih? Biasanya, para pemula disarankan untuk memilih trading jangka pendek, sebagai ajang untuk belajar. Ketika sudah semakin paham dan modal semakin banyak, mereka bisa mulai trading jangka panjang layaknya trader saham profesional lainnya.


4. Kendalikan Diri

Apa yang membuat kebanyakan trader pemula gagal? Selain ilmu yang kurang, ada juga penyebab lainnya, yaitu kurang bisa mengendalikan diri. Ketika mereka profit, mereka langsung membeli saham tanpa menganalisis pergerakan ke depan. Nah, ini yang terkadang membuat mereka khilaf. Mereka menggunakan seluruh tabungannya untuk dipakai membeli saham. Padahal, dalam dunia saham, untung rugi itu hal yang pasti.


Selain saham , ada juga pilihan investasi jangka pendek yang menarik dan ramai yaitu P2P Lending. Untuk lebih detailnya mengenai P2P lending kalian bisa melihatnya di Akseleran.com

No comments